Pages

Tampilkan postingan dengan label konsep pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konsep pemasaran. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2013

Penentuan Harga Jual Produk

Diposting oleh Unknown di 05.19 0 komentar
Penentuan harga jual produk haruslah dilakukan dengan pertimbangan dan perhitungan yang cermat, karena sangat mempengaruhi bagaimana pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran perusahaan. Kesalahan dalam menentukan harga jual dapat membuat perusahaan mengalami kerugian. Jika harga jual terlalu murah, maka perusahaan akan mengalami kerugian, sedangkan jika harga jual terlalu mahal, maka produk tersebut tidak laku di pasaran, sehingga perusahaan rugi.

Oleh karena itu, harga jual harus ditentukan secara tepat, agar menguntungkan perusahaan.Faktor-faktor yang mempengaruhi harga jual
Terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi harga jual produk, yaitu:
  * Customers atau pelanggan. Pelanggan dapat mempengaruhi harga berdasarkan fitur yang terdapat pada produk tersebut serta kualitasnya.
  * Competitors atau pesaing. Perusahaan
 harus memperhatikan apa yang dilakukan oleh pesaingnya, termasuk harga jual produk mereka, yang bisa menjadi substitusi produk tersebut.
  * Costs atau biaya. Semakin tinggi biaya produksi produk tersebut, maka semakin mahal produk tersebut dijual.Perhitungan Penentuan Harga Jual Produk
Sebelum kita menentukan harga jualnya, ada baiknya kita terlebih dahulu menghitung berapa titik impas atau break event point (BEP)nya, yaitu titik di mana kita tidak untung dan tidak rugi. Dengan demikian, kita tidak akan membuat harga yang terlalu rendah.
Beberapa biaya yang harus diperhitungkan adalah biaya tenaga kerja, biaya material/bahan baku, dan biaya lain-lain seperti biaya administrasi, biaya pemasaran, dan sebagainya.
Setelah itu, baru kita menentukan berapa keuntungan yang ingin kita peroleh, lalu kita naikkan harganya (mark up).
Misalkan total biaya untuk memproduksi Produk A adalah Rp250.000.-, kemudian kita ingin mengambil keuntungan sebesar 20%, maka besar harga jual yang ditetapkan adalah (1 + 20%) x Rp250.000,- = Rp300.000,-.
Dalam penentuan besarnya mark up, kita juga harus memperhatikan kondisi pasar produk kita, jangan sampai harganya terlalu mahal, sehingga produk tersebut tidak laku di pasaran.

Sumber : http://m.manajemenperusahaan.com/penentuan-harga-jual-produk/#sthash.P0r4ZiQM.dpbs

Jumat, 15 November 2013

Point of Marketing

Diposting oleh Unknown di 23.11 0 komentar
Inti dari pemasaran adalah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan sosial. Salah sati definisi yang baik dan singkat dari pemasaran adalah memenuhi kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

American Marketing Association (AMA) menawarkan definisi formal yaitu pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, dan memberikan nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya.
Karenanya kita memandang manajemen pemasaran sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan meraih, mempertahankan, serta menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menghantarkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
Tujuan pemasaran sendiri yaitu mengetahui dan memahami pelanggan dengan baik sehingga produk atau jasa bisa sesuai dengan kebutuhannya sehingga terjual sendiri.

Sumber : Buku Manajemen Pemasaran Kotler&Keller

Konsep Pemasaran

Diposting oleh Unknown di 23.05 0 komentar
Konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bhwa pemuas kebutuhan konsumen merupakan syarat sosial dan ekonomi bagi perusahaan.
3 unsur konsep pemasaran:
1. Orientasi pd konsumen
2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral
3. Kepuasan konsumen

Sumber: wikipedia

Translate

 

MANAJEMEN PEMASARAN Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review